153cace9e838d2c10779e9a7dc651633
By: Kecamatan Jatisampurna 04-09-2026

Cegah Stunting dan Tangani Gizi Kurang, Kecamatan Jatisampurna Gelar Sosialisasi PMT Berbahan Pangan Lokal

JATISAMPURNA – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menekan angka balita gizi kurang, Pemerintah Kecamatan Jatisampurna menggelar kegiatan Sosialisasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal bagi Balita Gizi Kurang, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Jatisampurna.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan, para kader Pembina Posyandu se-Kecamatan Jatisampurna, serta menghadirkan tenaga kesehatan dari Puskesmas sebagai narasumber teknis.

Sosialisasi ini mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) Kementerian Kesehatan RI terkait pemberian makanan tambahan berbahan dasar pangan lokal. Program ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan nutrisi harian balita, namun juga sarana edukasi bagi para orang tua untuk memanfaatkan bahan pangan bernutrisi tinggi yang mudah didapat, terjangkau, dan kaya protein hewani (seperti telur, ikan, ayam, serta sayuran lokal).

Dalam arahannya, perwakilan pimpinan Kecamatan Jatisampurna menyampaikan bahwa penanganan gizi kurang dan pencegahan stunting membutuhkan kerja sama lintas sektor, dengan kader Posyandu sebagai garda terdepan di lingkungan masyarakat.

"Kader Posyandu memiliki peran yang sangat strategis dalam mendampingi para ibu balita. Melalui pemahaman yang tepat mengenai menu gizi seimbang berbahan pangan lokal, kita harapkan para orang tua dapat membiasakan pola makan sehat secara mandiri dan berkelanjutan demi tumbuh kembang optimal anak-anak kita," ungkapnya saat membuka acara.

Selain pemaparan materi mengenai standar penyusunan menu dan mekanisme distribusi PMT, para peserta juga dibekali teknik pemantauan berkala terhadap kenaikan berat badan serta pengukuran tinggi badan balita penerima sasaran.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh kader mampu mengimplementasikan program PMT Lokal secara optimal dan tepat sasaran di masing-masing kelurahan, demi mewujudkan generasi masa depan Jatisampurna yang sehat, cerdas, dan bebas dari risiko gizi kurang (zero stunting).

Sumber :
Tags :