JATISAMPURNA – Dalam upaya merawat kearifan lokal dan melestarikan warisan leluhur, Kecamatan Jatisampurna sukses menggelar rangkaian acara Gelaran Budaya Tradisi Adat Kampung Kranggan: Babaritan (Sedekah Bumi) yang berlangsung pada 17 Juli 2026.
Tradisi Babaritan atau Sedekah Bumi ini merupakan agenda tahunan yang sarat makna kebudayaan dan nilai spiritual. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Kampung Adat Kranggan atas limpahan rezeki, keberkahan, serta doa keselamatan bagi seluruh warga di wilayah Kecamatan Jatisampurna.
Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, prosesi adat berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh para tokoh adat, sesepuh, serta masyarakat setempat yang berkumpul bersama untuk memanjatkan doa dan menyantap hidangan tradisi bersama.
Pemerintah Kecamatan Jatisampurna menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara kebudayaan ini. Selain menjadi simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tradisi ini juga berperan penting sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menjaga identitas budaya lokal agar tidak punah digerus zaman.
"Melestarikan tradisi Sedekah Bumi adalah upaya kita bersama menjaga warisan leluhur. Kecamatan Jatisampurna bangga menjadi bagian dari sejarah dan keberagaman budaya Kranggan," tulis pernyataan resmi pihak Kecamatan Jatisampurna.
Melalui gelaran budaya ini, diharapkan generasi muda dapat terus mengenal, mencintai, dan bangga akan warisan tradisi lokal yang ada di lingkungannya.
Sumber : https://www.instagram.com/reel/Da4ccuxvmE5/?igsh=ZDVpajI5czUzaXg1
Tags :